CONTOH IKLAN

Calo Urus kartu prakerja di sragen

Advertisement

CONTOH IKLAN

CONTOH IKLAN

SRAGEN – Program Kartu Prakerja dari pemerintah dimanfaatkan calo. Di Kecamatan Tangen terendus isu tidak sedap terkait program tersebut. Masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan dana prakerja melalui online difasilitasi calo untuk mengurusnya. Namun, setiap orang harus membayar Rp 200 ribu sebagai uang jasa.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, joki tersebut meminta foto copy KK dan KTP untuk mengurus bantuan prakerja. Satu KK bisa digunakan untuk dua Kartu Prakerja. Ketika bantuan cair Rp 600 ribu, langsung dipotong oleh calo tersebut Rp 200 ribu.

Salah seorang warga yang enggan disebut namanya mengaku juga mengikuti prakerja lewat bantuan calo tersebut. Namun dia menyesalkan adanya pemotongan langsung Rp 200 ribu yang menurutnya terlalu besar dipungut dari pengangguran.

Calo tersebut dianggap meraup untung banyak. Karena banyak warga yang mengajukan Kartu Prakerja lewat calo tersebut. Bahkan calo tersebut sampai menawarkan kepada masyarakat umum untuk mendaftar bantuan prakerja lewat dia. Warga Desa Katelan banyak yang tertarik mendaftar ke calo itu dengan harapan mendapatkan uang bantuan dari pemerintah.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sragen Muhammad Yulianto memastikan akan memeriksa kabar tersebut. Tindakan menjadi calo program tersebut bisa dinilai merupakan pelanggaran hukum.

Dia menjelaskan, sistem pendaftaran memang dilakukan secara online. Sehingga bukan hal yang tidak mungkin ada orang yang memanfaatkan situasi itu.

”Secara online, jadi mungkin saja. Tapi kan tetap ada verivikasi dan validasi, seperti foto dan sebagainya,” ujarnya.

Namun dia menekankan untuk program tersebut sepenuhnya dikelola oleh Kementerian terkait. Lantas pengawasan dari Pemerintah provinsi Jawa Tengah. Pemkab hanya membantu sosialisasi terkait program pemerintah lewat Kartu Prakerja.

Advertisement

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.